PENYAKIT FLU BURUNG
A. Pengertiannya :
Flu burung adalah penyakit yang dapat menular yang di sebabkan oleh virus influza tipe A terutama H5N 1 yang di tularkan melalui unggas.
Sumber-sumber Virus ini dari :
1. Ayam sakit
• Leleran tubuh ( hidung, mulut, mata )
• Kotoran ayam
2. Unggas lain yang tertular burung puyuh, itik, angsa, burung peliharaan, burung liar.
3. Hewan lain (mungkin) : mamalia (babi).
4. Manusia ( pernah kontak dengan virus influza burung )
5. Peralatan yang tercemar virus infliza burung.
Factor-faktor yang Mempengaruhi Penyebaran Penyakit :
1. Migrasi burung liar, maupun melalui burung peliharaan/ kesayangan unggas.
2. Melalui lalu lintas orang dan kendaraan dari peternakan tertular.
3. Melalui lalu lintas unggas dan cangkang telur dari perternakan tertular.
Cara Penularan :
1. Penyakit ini menular malalui udara yang tercemar oleh virus tersebut, yang berasal dari leleran atau kotoran unggas, air minum unggas yang menderita influenza burung.
2. Penularan dari manusia ke manusia sampai saat ini belum ada bukti.
3. Mengkonsumsi daging dan telur ayam aman.
4. Masa penularan 1-3 hari.
B. Tanda dan Gejala Flu Burung pada Manusia
1. gejala sama pada gejala flu pada umumnya.
2. infeksi saluran nafas angkut
3. gejala : demam, suhu di atas 380c, sakit tenggorokan, batuk, beringus, nyeri otot, sakit kepala, lemas.
4. Dalam waktu singkat dapat menjadi berat dan terjadi pneumonia.
5. Dapat terjadi pada orang dewasa dan anak ( lebih sering pada anak ).
C. Cara Pencegahan :
1. petugas yang berhubungan langsung dengan sumber penularan memakai masker, kaca mata, sarung tangan tebal, gaun pelindung, sapu bot karet.
2. lingkungan peternakan harus bersih.
3. semua orang yang kontak langsung cuci tangan dengan densifektan, alcohol 70%.
4. Semua orang yang terpapar harus periksa di fasilitas lesehatan ( pukesmas atau rumah sakit ), pengobatan sintomatik, roboran tia, di obati atas rekomondasi dokter dengan anti virar oseltamivir pada kasus tersangka .
5. Menjaga kondisi badan agar tetap prima.
PENYAKIT LEPTOSPIROSIS
Pengertian :
Leptospirosis adalah penyakit infensi akut yang di sebabkan oleh bakteri liptospira ( bentuk spiral ) dapat menyerang hewan dan manusia.
Sumber Penularan :
Hewan yang menjadi sumber penularan utama adalah tikus, sedangkan sumber yang lain pada babi, sapi, kambing, domba, kuda, anjing, kucing, serangga, burung, insetivora (landak, kelelawar, tupai), rubah dapat sebagai pembawa leptospira juga.
Cara Penularan :
• Manusia terinfeksi leptospira melalui kontak langsung dengan air, tanah, tanaman, makanan yang tercemar air seni hewan yang terinfeksi leptospira.
• Masuknya bakteri leptospira ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir ( mukosa ) mata, hidung atau melalui kulit yang lecet dan kadang-kadang melalui pencernaan dari makanan yang tercemar oleh air seni tikus yang terinfeksi bakteri leptospira.
• Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi.
• Musim penularan pada musim penghujan, biasanya paska banjir.
Massa Penularan :
Massa penularan 4-19 hari, rata-rata 10 hari. Leptospira berada di dalam air seni penderita 1 bulan tetapi menurut pengamatan pada hewan dan manusia yang terinfeksi leptospira, air seninya masih mengandung leptospira sampai 11 bulan dari sakit.
Tanda dan Gejala :
Gejala-gejala leptospirosis : gejala klinis yang khas diantaranya demam tinggi, kunjungtifitas tanpa di sertai dengan eksudat, kemerahan pada mata, rasa nyeri pada otot betis dan kekuningan.
PENYAKIT ANJING GILA (RABIES)
penertian
Rabies adalah suatu penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat yang di sebabkan oleh virus ( golongan rabdovirus ) dan mengakibatkan kematian, dapat menyerang ke semua hewan berdarah panas dan manusia.
Tanda dan gejala rabies
Gejala-gejala rabies pada hewan ada 2 tipe :
a. Tipe yang Ganas Pada anjing :
• Permulaan tampak perubahan tabiat misalnya anjing biasanya ramah berubah menjadi penakut dan tidak lagi menurut perintah majikannya.
• Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin.
• Nafsu makan hilanh.
• Suara menjadi parau memakan benda-benda asing misalnya : batu, paku, kayu, dsb.
• Ekornya merunduk di antara dua paha.
• Menyerang dan menggigit apasaja yang di jumpai.
• Kejang-kejang di susul dengan kelumpuhan.
• Biasanya mati dalam waktu 4-5 hari setelah gejala yang pertama timbul.
b. Tipe teneng
• Pada rabies tipe ini, kejang-kejang berlangsung sangat singkat atau tidak sempat terlihat sama sekali. Kelumpuhan sangat menonjol pada rabies bentuk ini, sehingga bisanya kucing tidak dapat menelan, mulutnya terbuka air liur keluar terus menerus dan biasanya kematian dalam waktu singkat.
Cara pencsegahan rabies :
Pada hewan
• Hewan di bawa ke dinas peternakan atau dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi rabies secara teratur setiap tahun. Anjing, kucing, dank era di pelihara jangan di lepas ke luar pekarangan.
• Bilamana anjing akan di bawa ke pekarangan rumah harus di ikat memakai ranatai yang panjangnya tidak lebih dari dua meter dan memakai berangus (penutup mulut anjing).
Pada manusia
• Bila seseorang di gigit hewan tersangka atau menderita rabies, tindakan pertama adalah mencuci luka gigitan secepatnya dengan sabun atau deterjen selama 10 atau 15 menit. Kemudian luka di cuci dan di beri alcohol 70% atau yodium tintura. Setelah itu langsung pergi ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
• Di puskesmas atau rumah sakit akan di beri vaksin rabies sebagai kondisi luka.
di tulis oleh : Niken Asiah
diterbitkan oleh : selayang pandang
Minggu, 21 Februari 2010
manfaat tanaman obat jenis umbi-umbian
MANFAAT TANAMAN OBAT JENIS UMBI-UMBIAN
Seperti
Bawang Putih
Gandum
Jahe
Kencur
A. BAWANG PUTIH
Nama ilmiahnya allium sativum L. Diperkirakan nenek moyong dari bawang putih adalah anggota suku bawang-bawangan yang bernama A. Longicuspis regel yang tumbuh liar di asia tengah.
Bawang putih merupakan tumbuhan terna yang berdiri tegak setinggi 30 sampai 60 cm, mempunyai akar serabut. Pada pangkalan tumbuhan itu terdapat umbi, umbi-umbi kecil itu oleh orang jawa dinamakan suing. Beberapa suing dibungkus oleh sisik-sisik kering dibagian luarnya ada jenis bawang putih yang menghasilkan bunga. Tetapi ada juga jenis yang tidak. Bunga bawang putih kecil-kecil warnanya merah jambu.
CARA MENANAM
Bawang putih dikembang biakan dengan menggunakan siung-siungnya, di daerah beriklim dingin berwarna putih, ditanam pada akhir musim gugur. Pada awal musim panas umbinya mulai terbentuk untuk menyuburkan pertumbuhannya dapat pula diberi pupuk kandang.
Siung-siung bawang putih dapat diambil setelah umur 6 bulan, apabila daunnya telah mongering siung siung itu dibongkar lalu dijemur kurang lebih satu minggu.
Kegunaan :
1. Obat untuk batuk
Caranya: du bbutir bawang putih buang kulitnya, dikunyah halus-halus dan di telan dengan air secukupnya, dilakukan dua kali sehari.
2. Obat untuk kesuburan wanita
bahannya
• bawang putih 2 siung
• bengle 10gram
• kayu manis 5gram
• kencur 5gram
• jongrahap 5gram
caranya: semua bahan ditumbuk halus. Dituangi air masak. Disaring, lalu airnya diminum.
B. GADUNG
Nama ilmiahnya Dioscorea hipsida Dennst. Di Indonesia dikenal dalam bermacam-macam nama daerah dikenal seperti sekapa, bitule, bati, kasimun dan gadung. Berasal dari india bagian barat yang kemudian menyebar luas sampai ke asia tenggara.
Gadung adalah tanaman memanjat, tingginya dapat mencapai 5 sampai 10 meter. Batangnya kecil dan bulat.sepanjang batang itu sampai tangkai daun banyak ditumbuhi bulu dan duri yang tajam. Daunnya adalah daun majemuk yang terdiri dari tiga helai daun. Bunganya terletak pada ketiak daun. Tersusun dalam bulir dan berbulu namun bunga gadung ini jarang dijumpai. Didalam tanah pada pangkal batangnya terdapat umbi yang bentuknya bulat, diliputi oleh rambut akar yang besar dan kaku. Kulit umbi berwarna gading atau coklat muda sedangkan daging atau umbinya berwarna kuning atau putih gading.
Cara Menanam :
Gadung dapat tumbuh subur didataran rendah saampai pada ketinggian 850m. Diatras permukaan laut tetapi sering juga ditemukan pada ketinggian 1.200 diatas permukaan laut. Penanamannya dilakukan dengan menggunakanbijinya yang telah bertunas biasanya dilakukan menjelang musim penghujan. Umbi itu ditimbun begitu saja dengan tanah akhirnya dari tunas akan tumbuh tanaman baru.
Kegunaannya :
Sebagai obat katimumul.
Cara Pemakaian :
Umbi gadung sebesar kepalan tangan dicuci bersih lalu diparut. Parutan umbi gadung itu di urabkan pada katimumul lalu dibalut.
C. JAHE
Nama ilmiahnya Zingiber offcinale Roxb. Ditanam pertma kali di India kemudian menyebar keseluruh daerah tropika lainnya. Jahe merupakan tumbuhan yang merumpun batangnya mencapai 30 sampai 100cm. daunnya berbentuk pita tersusun dalam dua baris yang berselang seling, rimpangannya bercabang-cabang kulitnya agak keras berserat warnanya kuning atau jingga dan harum baunya.
Cara menanam:
Jahe dapat tumbuh dengan baik di daerah rendah maupun didaerah pegunungan sampai pada ketinggian 1700meter di atas permukaan laut. Diperlukan tanah yang banyak mengandung humus dan gembur. Penanamannya menggunakan potongan rimpangannya yang mempunyai beberapa tunas.
Kegunaan :
Untuk bermacam macam obat antara lain untuk ramuan obat batuk Bronchitis.
Bahan:
Jahe 3gr
Lengkuas diparaut 3gr
Daun pacu kuda 3gr
Keningar ditumbuk 3gr
Kencur halus 3gr
Daun iler 3gr
Kayu manis 3gr
Cara pemakaian:
Ramuan itu diorebus dengan air 2 gelas hingga tinggal separuh.setelah disaring air di minum.
D. KENCUR
Nama ilmiahnya Kaempfena galangal L. di Indonesia di kenal dalam bermacam-macam nama daerah seperti kencur,cikur,ceku,cekor,tekur,bataka dan suhu.kencur merupakan ternak kecil. Daunnya melebar letaknya mendatar hamper rata dalam permukaan tanah. Pelapah daunnyya berdaging, letaknya tersembunyi didalam tanah. Rimpangnya bercabang-cabang. Mahkota bunga berjumlah 4-12, warnanya putih dengan bibir berwarna lembayung.
Cara Menanam:
Kencur tumbuh subur ditanah hitam dan berpasir. Penanamanya dilakukan dengan menggunakan rimpangnya.
Kegunaan :
Untuk obat batuk anak-anak.
Bahan :
Kencur di parut 5gram
Keningar 5gram
Kayu manis 5gram
Kapulogo 10gram
Lempuyang 5gram
Cabe ditumbuk 2gram
Cara Pemakaian :
Semua bahan itu dihaluskan lalu ditambah air mendidih dan disaring, dalam keadaan hangat ditambah pula dengan madu untuk diminum.
Silviana Iskandar / 4004090161
Kelas / Prodi : B / D3 Kebidanan
Sugeng. 2001. Tanaman Apotik Hidup. Hal.10, Semarang : Aneka Ilmu
Seperti
Bawang Putih
Gandum
Jahe
Kencur
A. BAWANG PUTIH
Nama ilmiahnya allium sativum L. Diperkirakan nenek moyong dari bawang putih adalah anggota suku bawang-bawangan yang bernama A. Longicuspis regel yang tumbuh liar di asia tengah.
Bawang putih merupakan tumbuhan terna yang berdiri tegak setinggi 30 sampai 60 cm, mempunyai akar serabut. Pada pangkalan tumbuhan itu terdapat umbi, umbi-umbi kecil itu oleh orang jawa dinamakan suing. Beberapa suing dibungkus oleh sisik-sisik kering dibagian luarnya ada jenis bawang putih yang menghasilkan bunga. Tetapi ada juga jenis yang tidak. Bunga bawang putih kecil-kecil warnanya merah jambu.
CARA MENANAM
Bawang putih dikembang biakan dengan menggunakan siung-siungnya, di daerah beriklim dingin berwarna putih, ditanam pada akhir musim gugur. Pada awal musim panas umbinya mulai terbentuk untuk menyuburkan pertumbuhannya dapat pula diberi pupuk kandang.
Siung-siung bawang putih dapat diambil setelah umur 6 bulan, apabila daunnya telah mongering siung siung itu dibongkar lalu dijemur kurang lebih satu minggu.
Kegunaan :
1. Obat untuk batuk
Caranya: du bbutir bawang putih buang kulitnya, dikunyah halus-halus dan di telan dengan air secukupnya, dilakukan dua kali sehari.
2. Obat untuk kesuburan wanita
bahannya
• bawang putih 2 siung
• bengle 10gram
• kayu manis 5gram
• kencur 5gram
• jongrahap 5gram
caranya: semua bahan ditumbuk halus. Dituangi air masak. Disaring, lalu airnya diminum.
B. GADUNG
Nama ilmiahnya Dioscorea hipsida Dennst. Di Indonesia dikenal dalam bermacam-macam nama daerah dikenal seperti sekapa, bitule, bati, kasimun dan gadung. Berasal dari india bagian barat yang kemudian menyebar luas sampai ke asia tenggara.
Gadung adalah tanaman memanjat, tingginya dapat mencapai 5 sampai 10 meter. Batangnya kecil dan bulat.sepanjang batang itu sampai tangkai daun banyak ditumbuhi bulu dan duri yang tajam. Daunnya adalah daun majemuk yang terdiri dari tiga helai daun. Bunganya terletak pada ketiak daun. Tersusun dalam bulir dan berbulu namun bunga gadung ini jarang dijumpai. Didalam tanah pada pangkal batangnya terdapat umbi yang bentuknya bulat, diliputi oleh rambut akar yang besar dan kaku. Kulit umbi berwarna gading atau coklat muda sedangkan daging atau umbinya berwarna kuning atau putih gading.
Cara Menanam :
Gadung dapat tumbuh subur didataran rendah saampai pada ketinggian 850m. Diatras permukaan laut tetapi sering juga ditemukan pada ketinggian 1.200 diatas permukaan laut. Penanamannya dilakukan dengan menggunakanbijinya yang telah bertunas biasanya dilakukan menjelang musim penghujan. Umbi itu ditimbun begitu saja dengan tanah akhirnya dari tunas akan tumbuh tanaman baru.
Kegunaannya :
Sebagai obat katimumul.
Cara Pemakaian :
Umbi gadung sebesar kepalan tangan dicuci bersih lalu diparut. Parutan umbi gadung itu di urabkan pada katimumul lalu dibalut.
C. JAHE
Nama ilmiahnya Zingiber offcinale Roxb. Ditanam pertma kali di India kemudian menyebar keseluruh daerah tropika lainnya. Jahe merupakan tumbuhan yang merumpun batangnya mencapai 30 sampai 100cm. daunnya berbentuk pita tersusun dalam dua baris yang berselang seling, rimpangannya bercabang-cabang kulitnya agak keras berserat warnanya kuning atau jingga dan harum baunya.
Cara menanam:
Jahe dapat tumbuh dengan baik di daerah rendah maupun didaerah pegunungan sampai pada ketinggian 1700meter di atas permukaan laut. Diperlukan tanah yang banyak mengandung humus dan gembur. Penanamannya menggunakan potongan rimpangannya yang mempunyai beberapa tunas.
Kegunaan :
Untuk bermacam macam obat antara lain untuk ramuan obat batuk Bronchitis.
Bahan:
Jahe 3gr
Lengkuas diparaut 3gr
Daun pacu kuda 3gr
Keningar ditumbuk 3gr
Kencur halus 3gr
Daun iler 3gr
Kayu manis 3gr
Cara pemakaian:
Ramuan itu diorebus dengan air 2 gelas hingga tinggal separuh.setelah disaring air di minum.
D. KENCUR
Nama ilmiahnya Kaempfena galangal L. di Indonesia di kenal dalam bermacam-macam nama daerah seperti kencur,cikur,ceku,cekor,tekur,bataka dan suhu.kencur merupakan ternak kecil. Daunnya melebar letaknya mendatar hamper rata dalam permukaan tanah. Pelapah daunnyya berdaging, letaknya tersembunyi didalam tanah. Rimpangnya bercabang-cabang. Mahkota bunga berjumlah 4-12, warnanya putih dengan bibir berwarna lembayung.
Cara Menanam:
Kencur tumbuh subur ditanah hitam dan berpasir. Penanamanya dilakukan dengan menggunakan rimpangnya.
Kegunaan :
Untuk obat batuk anak-anak.
Bahan :
Kencur di parut 5gram
Keningar 5gram
Kayu manis 5gram
Kapulogo 10gram
Lempuyang 5gram
Cabe ditumbuk 2gram
Cara Pemakaian :
Semua bahan itu dihaluskan lalu ditambah air mendidih dan disaring, dalam keadaan hangat ditambah pula dengan madu untuk diminum.
Silviana Iskandar / 4004090161
Kelas / Prodi : B / D3 Kebidanan
Sugeng. 2001. Tanaman Apotik Hidup. Hal.10, Semarang : Aneka Ilmu
penyakit cikungunyah
PENYAKIT CIKUNGUNYAH
Penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus golongan Alfa Flavirus, Family Togaviridae. Virus yang ditemukan meliputi Virus Ross River dan Barmah Forest, Sindbis, Mayora, Chikungunya dan Virus O’nyong-nyong.
Sumber Virus
Sebagian besar virus belum diketahui, tetapi Ross River ditemukan pada nyamuk Aedes Vigilax (serangan), Culex annulirostris. Virus chikungunyah oleh Aedes Aegypti dan albopictus dan mungkin jenis nyamuk lainnya. Virus O’nyong-nyong oleh anopheles spp, Virus Sindbi oleh berbagai culex spp terutama C. Morsitans dan Ace, Communis, Virus Mayaro oleh Mansonia dan haemagogus spp, burung juga dapat merupakan sumber infeksi bagi nyamuk untuk virus sindbi.
Cara penularan
Melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus tersebut. Masa penularan 3-11 hari.
Gejala-gejala chikungunya
• Demam mendadak atau akut, nyeri sendi terutama sendi lutut, pergelangan kaki dan sendi-sendi kecil dipergelangan tangan dan kaki, disertai nyeri otot yang dapat berlangsung selama beberapa hari sampai minggu. Diikuti adanya bintik-bintik merah (ruam) pada jarak waktu 1-10 hari, bintik merah tersebut terasa gatal, namun ada juga yang tidak gatal, timbul terutama didaerah punggung dan dada. Serta diseluruh tubuh. Dapat timbul kemerahan didaerah selaput dirongga mulut dan kaki.
• Kemerahan menghilang dalam waktu 7-10 hari diikuti dengan pengelupasan kulit. Sering tampak adanya pembesaran kelenjar leher. Terdapat gangguan pencernaan dan muntah. Hilangnya rasa / kesemutan dan nyeri didaerah telapak tangan dan kaki. Sering dapat menurunkan sel darah putih dan trombosit. Masa akut orang tidaka dapat berjalan karena nyeri sendi dan otot. Pada masa penyembuhan seringkali lama, dapat beberapa minggu atau bulan. Penyakit dapat sembuh sendiri, sembuh sempurna dan penderita akan mendapatkan kekebalan.
Cara – cara pencegahan
• Tidur dalam kelambu
• malam hari berada dalam rumah atau tidak dikebun
• mengoleksi badan dengan anti nyamuk
• menggunakan obat anti nyamuk bakar atau semprot
• menjauhkan kandang ternak dari rumah tinggal
• membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk malaria, membersihkan halaman sekitar rumah, mengalirkan genangan air, merawat tambak ikan/udang.
• Membunuh nyamuk dewasa dengan menyemprotkannya
• Membunuh jentik nyamuk dengan menyebarkan ikan pemakan jentik
• Menanam pohon anti nyamuk, dll
Cara pencegahan umumnya sama dengan cara pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lain yaitu:
• Perlindungan diri dengan menggunakan repeten, obat nyamuk coil, penggunaan kelambu, melakukan PSN pada tempat-tempat yang menjadi perindukan, penyemprotan dengan insektisida.
• Semua orang yang mempunyai gejala tersebut segera mencari pengobatan (pengobatan simptomatik, roborantia, obat lain sesuai resep dokter) dipuskesmas/Rumah Sakit. Dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
PENYAKIT ANTRAKS
Antraks adalah salah satu penyakit hewan yang dapat menular pada manusia yang bersifat akut dan disebabkan oleh kuman (bakteri) antraks.
Penyebab penyakit Antraks
• Sumber penularan : Herbivora (tanah, sayur-sayuran, air tercemar spora antraks).
• Cara penularan : kontaks langsung dengan spora antraks ditanah, rumput, bahan yang berasal dari hewan sakit antraks seperti kulit, daging, tulang dan darah; mengkonsumsi daging lemak yang tetserang antraks atau produk/bahan hasil lemak seperti dendeng, kerupuk dan kulit;
• Melalui udara yang mengandung spora antraks kemudian udara tersebut terhirup, contoh pabrik industri wol, dll.
• Masa penularan 7 hari (rata-rata 2-5 hari)
Tanda-tanda gejala Antraks
• Pada hewan : hewan tiba-tiba berputar dan jatuh tersungkur; darah keluar dari hidung, mulut, dubur, dan alat kelamin (warna darah hitam pekat); sesak nafas kemudian mati.
• Pada manusia: setelah menyentuh atau makan bahan/produk hewan yang berasal dari hewan yang terinfeksi antraks akn timbul gejala-gejala diantaranya gejala antrak kulit, gejala antrak pada pencernaan/perut, serta gejala pada pernapasan.
Cara pencegahan
Hindari kontak langsung (persentuhan) atau makan bahan makanan (seperti jeroan) yang bersal dari hewan yang dicurigai antraks, cuci tangan dengan sabun sebelum makan, cuci sayuran lalaban atau buah-buahan sampai bersih sebelum dimakan, serta masak bahan makanan yang bersal dari hewan seperti daging sampai matang sempurna.
PENYAKIT JAPANES ENCEPHALITIE (RADANG OTAK)
Penyakit infeksi akut yang menyebabkan radang otak disebabkan oleh flavivirus. Virus JE berada pada hewan babi, mungkin juga terdapat pada burung, tikus, kelelawar, reptile, ampibi dapat berperan sebagai reservoir atau virus hidup pada telur nyamuk ada didalam tubuh nyamuk dewasa.
Cara penularan
Melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Vector nyamik JE : Culex. Tritaeniorhynchus, C. Vishnui complex dan pada daerah tropis C. Gelidus. Masa penularan biasanya 5-15 hari.
Tanda dan gejala
Sebagaian besar infeksi tidak menampakan gejala, gejala ringan kadang terjadi berupa sakit kepala, demam atau berupa aseptic meningitis. Infeksi berat biasanya ditandai gejala akut, berupa sakit kepala, demam tinggi, tanda-tanda meningitis, pingsan (stupor) disorientasi, koma, gemetar, kejang (terutama pada anak) dan aseptic (tapi jarang berupa “flaccid paralysis).
Pencegahan
• Menghindari gigitan nyamuk,
• Tidur dalam kelambu,
• Malam hari berada dalam rumah/tidak dikebun,
• Mengoleksi badan dengan obat anti nyamuk,
• Menggunakan obat anti nyamuk bakar atau semprot,
• Menjauhi kandang ternak dari rumah tinggal,
• Membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk JE, membersihkan halaman sekitar rumah, mengalirka genangan air, merawat tambak ikan/udang,
• Membunuh nyamuk dewasa dengan menyemprotkannya,
• Membunih jentik nyamuk dengan menyebarkan ikan pemakan jentik,
• Menanam pohon anti nyamuk, dll.
dituliskan oleh : Mira Amalia
diterbitkan oleh : selayang pandang
Penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus golongan Alfa Flavirus, Family Togaviridae. Virus yang ditemukan meliputi Virus Ross River dan Barmah Forest, Sindbis, Mayora, Chikungunya dan Virus O’nyong-nyong.
Sumber Virus
Sebagian besar virus belum diketahui, tetapi Ross River ditemukan pada nyamuk Aedes Vigilax (serangan), Culex annulirostris. Virus chikungunyah oleh Aedes Aegypti dan albopictus dan mungkin jenis nyamuk lainnya. Virus O’nyong-nyong oleh anopheles spp, Virus Sindbi oleh berbagai culex spp terutama C. Morsitans dan Ace, Communis, Virus Mayaro oleh Mansonia dan haemagogus spp, burung juga dapat merupakan sumber infeksi bagi nyamuk untuk virus sindbi.
Cara penularan
Melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus tersebut. Masa penularan 3-11 hari.
Gejala-gejala chikungunya
• Demam mendadak atau akut, nyeri sendi terutama sendi lutut, pergelangan kaki dan sendi-sendi kecil dipergelangan tangan dan kaki, disertai nyeri otot yang dapat berlangsung selama beberapa hari sampai minggu. Diikuti adanya bintik-bintik merah (ruam) pada jarak waktu 1-10 hari, bintik merah tersebut terasa gatal, namun ada juga yang tidak gatal, timbul terutama didaerah punggung dan dada. Serta diseluruh tubuh. Dapat timbul kemerahan didaerah selaput dirongga mulut dan kaki.
• Kemerahan menghilang dalam waktu 7-10 hari diikuti dengan pengelupasan kulit. Sering tampak adanya pembesaran kelenjar leher. Terdapat gangguan pencernaan dan muntah. Hilangnya rasa / kesemutan dan nyeri didaerah telapak tangan dan kaki. Sering dapat menurunkan sel darah putih dan trombosit. Masa akut orang tidaka dapat berjalan karena nyeri sendi dan otot. Pada masa penyembuhan seringkali lama, dapat beberapa minggu atau bulan. Penyakit dapat sembuh sendiri, sembuh sempurna dan penderita akan mendapatkan kekebalan.
Cara – cara pencegahan
• Tidur dalam kelambu
• malam hari berada dalam rumah atau tidak dikebun
• mengoleksi badan dengan anti nyamuk
• menggunakan obat anti nyamuk bakar atau semprot
• menjauhkan kandang ternak dari rumah tinggal
• membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk malaria, membersihkan halaman sekitar rumah, mengalirkan genangan air, merawat tambak ikan/udang.
• Membunuh nyamuk dewasa dengan menyemprotkannya
• Membunuh jentik nyamuk dengan menyebarkan ikan pemakan jentik
• Menanam pohon anti nyamuk, dll
Cara pencegahan umumnya sama dengan cara pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lain yaitu:
• Perlindungan diri dengan menggunakan repeten, obat nyamuk coil, penggunaan kelambu, melakukan PSN pada tempat-tempat yang menjadi perindukan, penyemprotan dengan insektisida.
• Semua orang yang mempunyai gejala tersebut segera mencari pengobatan (pengobatan simptomatik, roborantia, obat lain sesuai resep dokter) dipuskesmas/Rumah Sakit. Dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.
PENYAKIT ANTRAKS
Antraks adalah salah satu penyakit hewan yang dapat menular pada manusia yang bersifat akut dan disebabkan oleh kuman (bakteri) antraks.
Penyebab penyakit Antraks
• Sumber penularan : Herbivora (tanah, sayur-sayuran, air tercemar spora antraks).
• Cara penularan : kontaks langsung dengan spora antraks ditanah, rumput, bahan yang berasal dari hewan sakit antraks seperti kulit, daging, tulang dan darah; mengkonsumsi daging lemak yang tetserang antraks atau produk/bahan hasil lemak seperti dendeng, kerupuk dan kulit;
• Melalui udara yang mengandung spora antraks kemudian udara tersebut terhirup, contoh pabrik industri wol, dll.
• Masa penularan 7 hari (rata-rata 2-5 hari)
Tanda-tanda gejala Antraks
• Pada hewan : hewan tiba-tiba berputar dan jatuh tersungkur; darah keluar dari hidung, mulut, dubur, dan alat kelamin (warna darah hitam pekat); sesak nafas kemudian mati.
• Pada manusia: setelah menyentuh atau makan bahan/produk hewan yang berasal dari hewan yang terinfeksi antraks akn timbul gejala-gejala diantaranya gejala antrak kulit, gejala antrak pada pencernaan/perut, serta gejala pada pernapasan.
Cara pencegahan
Hindari kontak langsung (persentuhan) atau makan bahan makanan (seperti jeroan) yang bersal dari hewan yang dicurigai antraks, cuci tangan dengan sabun sebelum makan, cuci sayuran lalaban atau buah-buahan sampai bersih sebelum dimakan, serta masak bahan makanan yang bersal dari hewan seperti daging sampai matang sempurna.
PENYAKIT JAPANES ENCEPHALITIE (RADANG OTAK)
Penyakit infeksi akut yang menyebabkan radang otak disebabkan oleh flavivirus. Virus JE berada pada hewan babi, mungkin juga terdapat pada burung, tikus, kelelawar, reptile, ampibi dapat berperan sebagai reservoir atau virus hidup pada telur nyamuk ada didalam tubuh nyamuk dewasa.
Cara penularan
Melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Vector nyamik JE : Culex. Tritaeniorhynchus, C. Vishnui complex dan pada daerah tropis C. Gelidus. Masa penularan biasanya 5-15 hari.
Tanda dan gejala
Sebagaian besar infeksi tidak menampakan gejala, gejala ringan kadang terjadi berupa sakit kepala, demam atau berupa aseptic meningitis. Infeksi berat biasanya ditandai gejala akut, berupa sakit kepala, demam tinggi, tanda-tanda meningitis, pingsan (stupor) disorientasi, koma, gemetar, kejang (terutama pada anak) dan aseptic (tapi jarang berupa “flaccid paralysis).
Pencegahan
• Menghindari gigitan nyamuk,
• Tidur dalam kelambu,
• Malam hari berada dalam rumah/tidak dikebun,
• Mengoleksi badan dengan obat anti nyamuk,
• Menggunakan obat anti nyamuk bakar atau semprot,
• Menjauhi kandang ternak dari rumah tinggal,
• Membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk JE, membersihkan halaman sekitar rumah, mengalirka genangan air, merawat tambak ikan/udang,
• Membunuh nyamuk dewasa dengan menyemprotkannya,
• Membunih jentik nyamuk dengan menyebarkan ikan pemakan jentik,
• Menanam pohon anti nyamuk, dll.
dituliskan oleh : Mira Amalia
diterbitkan oleh : selayang pandang
penyakit flu burung
PENYAKIT FLU BURUNG
A. Pengertiannya :
Flu burung adalah penyakit yang dapat menular yang di sebabkan oleh virus influza tipe A terutama H5N 1 yang di tularkan melalui unggas.
Sumber-sumber Virus ini dari :
1. Ayam sakit
• Leleran tubuh ( hidung, mulut, mata )
• Kotoran ayam
2. Unggas lain yang tertular burung puyuh, itik, angsa, burung peliharaan, burung liar.
3. Hewan lain (mungkin) : mamalia (babi).
4. Manusia ( pernah kontak dengan virus influza burung )
5. Peralatan yang tercemar virus infliza burung.
Factor-faktor yang Mempengaruhi Penyebaran Penyakit :
1. Migrasi burung liar, maupun melalui burung peliharaan/ kesayangan unggas.
2. Melalui lalu lintas orang dan kendaraan dari peternakan tertular.
3. Melalui lalu lintas unggas dan cangkang telur dari perternakan tertular.
Cara Penularan :
1. Penyakit ini menular malalui udara yang tercemar oleh virus tersebut, yang berasal dari leleran atau kotoran unggas, air minum unggas yang menderita influenza burung.
2. Penularan dari manusia ke manusia sampai saat ini belum ada bukti.
3. Mengkonsumsi daging dan telur ayam aman.
4. Masa penularan 1-3 hari.
B. Tanda dan Gejala Flu Burung pada Manusia
1. gejala sama pada gejala flu pada umumnya.
2. infeksi saluran nafas angkut
3. gejala : demam, suhu di atas 380c, sakit tenggorokan, batuk, beringus, nyeri otot, sakit kepala, lemas.
4. Dalam waktu singkat dapat menjadi berat dan terjadi pneumonia.
5. Dapat terjadi pada orang dewasa dan anak ( lebih sering pada anak ).
C. Cara Pencegahan :
1. petugas yang berhubungan langsung dengan sumber penularan memakai masker, kaca mata, sarung tangan tebal, gaun pelindung, sapu bot karet.
2. lingkungan peternakan harus bersih.
3. semua orang yang kontak langsung cuci tangan dengan densifektan, alcohol 70%.
4. Semua orang yang terpapar harus periksa di fasilitas lesehatan ( pukesmas atau rumah sakit ), pengobatan sintomatik, roboran tia, di obati atas rekomondasi dokter dengan anti virar oseltamivir pada kasus tersangka .
5. Menjaga kondisi badan agar tetap prima.
PENYAKIT LEPTOSPIROSIS
Pengertian :
Leptospirosis adalah penyakit infensi akut yang di sebabkan oleh bakteri liptospira ( bentuk spiral ) dapat menyerang hewan dan manusia.
Sumber Penularan :
Hewan yang menjadi sumber penularan utama adalah tikus, sedangkan sumber yang lain pada babi, sapi, kambing, domba, kuda, anjing, kucing, serangga, burung, insetivora (landak, kelelawar, tupai), rubah dapat sebagai pembawa leptospira juga.
Cara Penularan :
• Manusia terinfeksi leptospira melalui kontak langsung dengan air, tanah, tanaman, makanan yang tercemar air seni hewan yang terinfeksi leptospira.
• Masuknya bakteri leptospira ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir ( mukosa ) mata, hidung atau melalui kulit yang lecet dan kadang-kadang melalui pencernaan dari makanan yang tercemar oleh air seni tikus yang terinfeksi bakteri leptospira.
• Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi.
• Musim penularan pada musim penghujan, biasanya paska banjir.
Massa Penularan :
Massa penularan 4-19 hari, rata-rata 10 hari. Leptospira berada di dalam air seni penderita 1 bulan tetapi menurut pengamatan pada hewan dan manusia yang terinfeksi leptospira, air seninya masih mengandung leptospira sampai 11 bulan dari sakit.
Tanda dan Gejala :
Gejala-gejala leptospirosis : gejala klinis yang khas diantaranya demam tinggi, kunjungtifitas tanpa di sertai dengan eksudat, kemerahan pada mata, rasa nyeri pada otot betis dan kekuningan.
PENYAKIT ANJING GILA (RABIES)
penertian
Rabies adalah suatu penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat yang di sebabkan oleh virus ( golongan rabdovirus ) dan mengakibatkan kematian, dapat menyerang ke semua hewan berdarah panas dan manusia.
Tanda dan gejala rabies
Gejala-gejala rabies pada hewan ada 2 tipe :
a. Tipe yang Ganas Pada anjing :
• Permulaan tampak perubahan tabiat misalnya anjing biasanya ramah berubah menjadi penakut dan tidak lagi menurut perintah majikannya.
• Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin.
• Nafsu makan hilanh.
• Suara menjadi parau memakan benda-benda asing misalnya : batu, paku, kayu, dsb.
• Ekornya merunduk di antara dua paha.
• Menyerang dan menggigit apasaja yang di jumpai.
• Kejang-kejang di susul dengan kelumpuhan.
• Biasanya mati dalam waktu 4-5 hari setelah gejala yang pertama timbul.
b. Tipe teneng
• Pada rabies tipe ini, kejang-kejang berlangsung sangat singkat atau tidak sempat terlihat sama sekali. Kelumpuhan sangat menonjol pada rabies bentuk ini, sehingga bisanya kucing tidak dapat menelan, mulutnya terbuka air liur keluar terus menerus dan biasanya kematian dalam waktu singkat.
Cara pencsegahan rabies :
Pada hewan
• Hewan di bawa ke dinas peternakan atau dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi rabies secara teratur setiap tahun. Anjing, kucing, dank era di pelihara jangan di lepas ke luar pekarangan.
• Bilamana anjing akan di bawa ke pekarangan rumah harus di ikat memakai ranatai yang panjangnya tidak lebih dari dua meter dan memakai berangus (penutup mulut anjing).
Pada manusia
• Bila seseorang di gigit hewan tersangka atau menderita rabies, tindakan pertama adalah mencuci luka gigitan secepatnya dengan sabun atau deterjen selama 10 atau 15 menit. Kemudian luka di cuci dan di beri alcohol 70% atau yodium tintura. Setelah itu langsung pergi ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
• Di puskesmas atau rumah sakit akan di beri vaksin rabies sebagai kondisi luka.
di tulis oleh : Niken Asiah
diterbitkan oleh : selayang pandang
A. Pengertiannya :
Flu burung adalah penyakit yang dapat menular yang di sebabkan oleh virus influza tipe A terutama H5N 1 yang di tularkan melalui unggas.
Sumber-sumber Virus ini dari :
1. Ayam sakit
• Leleran tubuh ( hidung, mulut, mata )
• Kotoran ayam
2. Unggas lain yang tertular burung puyuh, itik, angsa, burung peliharaan, burung liar.
3. Hewan lain (mungkin) : mamalia (babi).
4. Manusia ( pernah kontak dengan virus influza burung )
5. Peralatan yang tercemar virus infliza burung.
Factor-faktor yang Mempengaruhi Penyebaran Penyakit :
1. Migrasi burung liar, maupun melalui burung peliharaan/ kesayangan unggas.
2. Melalui lalu lintas orang dan kendaraan dari peternakan tertular.
3. Melalui lalu lintas unggas dan cangkang telur dari perternakan tertular.
Cara Penularan :
1. Penyakit ini menular malalui udara yang tercemar oleh virus tersebut, yang berasal dari leleran atau kotoran unggas, air minum unggas yang menderita influenza burung.
2. Penularan dari manusia ke manusia sampai saat ini belum ada bukti.
3. Mengkonsumsi daging dan telur ayam aman.
4. Masa penularan 1-3 hari.
B. Tanda dan Gejala Flu Burung pada Manusia
1. gejala sama pada gejala flu pada umumnya.
2. infeksi saluran nafas angkut
3. gejala : demam, suhu di atas 380c, sakit tenggorokan, batuk, beringus, nyeri otot, sakit kepala, lemas.
4. Dalam waktu singkat dapat menjadi berat dan terjadi pneumonia.
5. Dapat terjadi pada orang dewasa dan anak ( lebih sering pada anak ).
C. Cara Pencegahan :
1. petugas yang berhubungan langsung dengan sumber penularan memakai masker, kaca mata, sarung tangan tebal, gaun pelindung, sapu bot karet.
2. lingkungan peternakan harus bersih.
3. semua orang yang kontak langsung cuci tangan dengan densifektan, alcohol 70%.
4. Semua orang yang terpapar harus periksa di fasilitas lesehatan ( pukesmas atau rumah sakit ), pengobatan sintomatik, roboran tia, di obati atas rekomondasi dokter dengan anti virar oseltamivir pada kasus tersangka .
5. Menjaga kondisi badan agar tetap prima.
PENYAKIT LEPTOSPIROSIS
Pengertian :
Leptospirosis adalah penyakit infensi akut yang di sebabkan oleh bakteri liptospira ( bentuk spiral ) dapat menyerang hewan dan manusia.
Sumber Penularan :
Hewan yang menjadi sumber penularan utama adalah tikus, sedangkan sumber yang lain pada babi, sapi, kambing, domba, kuda, anjing, kucing, serangga, burung, insetivora (landak, kelelawar, tupai), rubah dapat sebagai pembawa leptospira juga.
Cara Penularan :
• Manusia terinfeksi leptospira melalui kontak langsung dengan air, tanah, tanaman, makanan yang tercemar air seni hewan yang terinfeksi leptospira.
• Masuknya bakteri leptospira ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir ( mukosa ) mata, hidung atau melalui kulit yang lecet dan kadang-kadang melalui pencernaan dari makanan yang tercemar oleh air seni tikus yang terinfeksi bakteri leptospira.
• Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi.
• Musim penularan pada musim penghujan, biasanya paska banjir.
Massa Penularan :
Massa penularan 4-19 hari, rata-rata 10 hari. Leptospira berada di dalam air seni penderita 1 bulan tetapi menurut pengamatan pada hewan dan manusia yang terinfeksi leptospira, air seninya masih mengandung leptospira sampai 11 bulan dari sakit.
Tanda dan Gejala :
Gejala-gejala leptospirosis : gejala klinis yang khas diantaranya demam tinggi, kunjungtifitas tanpa di sertai dengan eksudat, kemerahan pada mata, rasa nyeri pada otot betis dan kekuningan.
PENYAKIT ANJING GILA (RABIES)
penertian
Rabies adalah suatu penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat yang di sebabkan oleh virus ( golongan rabdovirus ) dan mengakibatkan kematian, dapat menyerang ke semua hewan berdarah panas dan manusia.
Tanda dan gejala rabies
Gejala-gejala rabies pada hewan ada 2 tipe :
a. Tipe yang Ganas Pada anjing :
• Permulaan tampak perubahan tabiat misalnya anjing biasanya ramah berubah menjadi penakut dan tidak lagi menurut perintah majikannya.
• Senang bersembunyi di tempat-tempat yang dingin.
• Nafsu makan hilanh.
• Suara menjadi parau memakan benda-benda asing misalnya : batu, paku, kayu, dsb.
• Ekornya merunduk di antara dua paha.
• Menyerang dan menggigit apasaja yang di jumpai.
• Kejang-kejang di susul dengan kelumpuhan.
• Biasanya mati dalam waktu 4-5 hari setelah gejala yang pertama timbul.
b. Tipe teneng
• Pada rabies tipe ini, kejang-kejang berlangsung sangat singkat atau tidak sempat terlihat sama sekali. Kelumpuhan sangat menonjol pada rabies bentuk ini, sehingga bisanya kucing tidak dapat menelan, mulutnya terbuka air liur keluar terus menerus dan biasanya kematian dalam waktu singkat.
Cara pencsegahan rabies :
Pada hewan
• Hewan di bawa ke dinas peternakan atau dokter hewan untuk mendapatkan vaksinasi rabies secara teratur setiap tahun. Anjing, kucing, dank era di pelihara jangan di lepas ke luar pekarangan.
• Bilamana anjing akan di bawa ke pekarangan rumah harus di ikat memakai ranatai yang panjangnya tidak lebih dari dua meter dan memakai berangus (penutup mulut anjing).
Pada manusia
• Bila seseorang di gigit hewan tersangka atau menderita rabies, tindakan pertama adalah mencuci luka gigitan secepatnya dengan sabun atau deterjen selama 10 atau 15 menit. Kemudian luka di cuci dan di beri alcohol 70% atau yodium tintura. Setelah itu langsung pergi ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
• Di puskesmas atau rumah sakit akan di beri vaksin rabies sebagai kondisi luka.
di tulis oleh : Niken Asiah
diterbitkan oleh : selayang pandang
Rabu, 03 Februari 2010
hepatitis A
Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis dikatagorikan dalam beberapa golongan, diantaranya A,B,C,D,E,F dan G. di Indonesia penderita penyakit hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada focus artikel penyakit hepatitis A,B, dan C.
Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golonga penyakit Hepatitis yang riga dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis Apenyebaran nya melalui kotoan/tinja penderita yang penularanya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, bukan melalui aktifitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal air yang tecemari oleh kotoran manusia penderita.
Penyakit Hepatits A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 mingu ejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukan beberapa tanda dangejala terserang penyakit hepatitis A.
1. Gejala Penyakit Hepatitis A
Pada mingu pertama, induvidu yang dijangkiti akan megalami sakit seperti kuning, keletihan, deam , hilang selera makan, muntah-muntah , pusing dan kencing yang berwana hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainya yaitu pada demam berdarah dan TBC .
2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A
Penderita yang menunjukan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktifitas serta segera mengunjungi fasillitas pelayanan kesehatan terdekat unutk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti Paracetamol seperti penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.
Sedangakan langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntian imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.
diketik oleh : anggi aprilia kurnia
diterbitkan : Aip Sjarifudin.olahraga dan kesehatan.jakarta:CV Baru,1979.
Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golonga penyakit Hepatitis yang riga dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis Apenyebaran nya melalui kotoan/tinja penderita yang penularanya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, bukan melalui aktifitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal air yang tecemari oleh kotoran manusia penderita.
Penyakit Hepatits A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 mingu ejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukan beberapa tanda dangejala terserang penyakit hepatitis A.
1. Gejala Penyakit Hepatitis A
Pada mingu pertama, induvidu yang dijangkiti akan megalami sakit seperti kuning, keletihan, deam , hilang selera makan, muntah-muntah , pusing dan kencing yang berwana hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainya yaitu pada demam berdarah dan TBC .
2. Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A
Penderita yang menunjukan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktifitas serta segera mengunjungi fasillitas pelayanan kesehatan terdekat unutk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti Paracetamol seperti penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.
Sedangakan langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntian imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.
diketik oleh : anggi aprilia kurnia
diterbitkan : Aip Sjarifudin.olahraga dan kesehatan.jakarta:CV Baru,1979.
cacar air
Cacar air bukan karena roh jahat.penyebabnya virus cacar air.orang kena cacar sewaktu kanak-kanak.jika belum,akan terkena setelah remaja.cacaar air bukan cacar.penyakit ini lebih ringan dari cacar dan tidak mematikan.indonesia sudah lama bebas cacar.kita tak akan menemukan penderita cacarlagi disini.yang ada hanya cacar air.
Penyakit cacar air menyerang kulit.mula-mula demam,kemudian tampak kemerahan di kulit.pada bercak-bercak kemerahan kulit ini tumbuh lenting cacarnya.tanpa seperti air di daunt alas.ukuranya tidak seragam,biasanya muncul diwajah,dada,lengan dan badan.rasanya gatal dan mudah pecah.penyakit cacar ini tidak berat,tanpa obatpun penyakit mereda sendiri.yang perlu di perhataikan kebersihan kulit.air mandi harus mandi.mungkin perlu dibubuhi larutan PK (permanganas kalikus yang dapat dibeli di apotek) untuk menyuci hamakan air mandi.yang ditakuti justru komplikasinya.bekas luka cacar air dapat dimasuki bbibit penyakit munngkin karena air mandinya kurang bersih mungkin juga karena sering di garuk.tanpa bisul bernanah pada bekas cacar air,kadar inni memerlukan obat tambahan,penyenbuhan lebih lama dari cacar air saja dan jika bisulnya parah dapat berbekas dikulit.tampak bopeng bekas cacar airnya ,ini yang perlu dicegah.
diketik oleh : mira amalia
di terbitkan : Aip Sjarifudin.olahraga dan kesehatan.jakarta:CV Baru,1979.
Penyakit cacar air menyerang kulit.mula-mula demam,kemudian tampak kemerahan di kulit.pada bercak-bercak kemerahan kulit ini tumbuh lenting cacarnya.tanpa seperti air di daunt alas.ukuranya tidak seragam,biasanya muncul diwajah,dada,lengan dan badan.rasanya gatal dan mudah pecah.penyakit cacar ini tidak berat,tanpa obatpun penyakit mereda sendiri.yang perlu di perhataikan kebersihan kulit.air mandi harus mandi.mungkin perlu dibubuhi larutan PK (permanganas kalikus yang dapat dibeli di apotek) untuk menyuci hamakan air mandi.yang ditakuti justru komplikasinya.bekas luka cacar air dapat dimasuki bbibit penyakit munngkin karena air mandinya kurang bersih mungkin juga karena sering di garuk.tanpa bisul bernanah pada bekas cacar air,kadar inni memerlukan obat tambahan,penyenbuhan lebih lama dari cacar air saja dan jika bisulnya parah dapat berbekas dikulit.tampak bopeng bekas cacar airnya ,ini yang perlu dicegah.
diketik oleh : mira amalia
di terbitkan : Aip Sjarifudin.olahraga dan kesehatan.jakarta:CV Baru,1979.
cacingan
Penyakit ini banyak menyerang anak-anak Karena kurang menjaga kebersihan diri,kebersihan makanan dan lingkungan.penyakit ini disebabkan oleh empat cacing(cacing tambang,cacing cambuk,cacing kremi,cacing tambang)
a. Cara penularan
• Bisa melalui makanan yaitu dengan cara makanan yang dihinggapi lalat
• Tanah yang mengandung telur cacing sehingga masuk pada anak-anak yang sedang bermain
• Penderita membuang kotoran ke sungai atau tanah
• Menyiram sayuran dengan air sungai yang sudah tercemar
b. Gejala-gejala
• Mual dan kurang nafsu makan
• Lesu,lemes dan kurang darah
• Pucat karena kurang darah
• Perut buncit
• Menceret-menceret dan saat buang air besar dan muntah keluar cacing
• Kadang-kadang rambut rontok dan gatal-gatal disekitar dubur
c. Cara pencegahan
• Mencuci tangan sampai bersih dengn sabun sebelum atau sesudah melakukan kegiatan
• Selalu memakai air bersih
• Mencuci dan memasak makanan dan minuman sebelum dimakan
• Mandi dan membersihkan badan
• Memotong kuku secara teratur
• Memakai alas kaki jika berjalan diatas tanah
• Makanan dan minuman harus tertutup selalu menjaga kebersihan lingkungan
diketik oleh ; mira amalia
diterbitkan : Aip Sjarifudin.olahraga dan kesehatan.jakarta:CV Baru,1979.
a. Cara penularan
• Bisa melalui makanan yaitu dengan cara makanan yang dihinggapi lalat
• Tanah yang mengandung telur cacing sehingga masuk pada anak-anak yang sedang bermain
• Penderita membuang kotoran ke sungai atau tanah
• Menyiram sayuran dengan air sungai yang sudah tercemar
b. Gejala-gejala
• Mual dan kurang nafsu makan
• Lesu,lemes dan kurang darah
• Pucat karena kurang darah
• Perut buncit
• Menceret-menceret dan saat buang air besar dan muntah keluar cacing
• Kadang-kadang rambut rontok dan gatal-gatal disekitar dubur
c. Cara pencegahan
• Mencuci tangan sampai bersih dengn sabun sebelum atau sesudah melakukan kegiatan
• Selalu memakai air bersih
• Mencuci dan memasak makanan dan minuman sebelum dimakan
• Mandi dan membersihkan badan
• Memotong kuku secara teratur
• Memakai alas kaki jika berjalan diatas tanah
• Makanan dan minuman harus tertutup selalu menjaga kebersihan lingkungan
diketik oleh ; mira amalia
diterbitkan : Aip Sjarifudin.olahraga dan kesehatan.jakarta:CV Baru,1979.
Langganan:
Komentar (Atom)
